BAB
III
METODE
PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan dua pendekatan penelitian
yaitu pendekatan kuantitati dan pendekatan kualitatif. Penelitian kuantitatif
adalah jenis penelitian yang dilakukan dituntut dengan menggunakan angka, mulai
dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penampilan dari
hasilnya (Arikunto, 2006:10). Sedangkan pendekatan kualitatif, menurut Rahmat (2009)
menyatakan penelitian kualitatif berpendirian bahwa tidak hanya satu kebenaran
yang mutlak. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk
memahami fenomena tentang apa yang dialami subjek penelitian secara holistik,
dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa (Moleong, 2007).
Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif
dalam penelitian ini, maka diharapkan dapat diperoleh data yang mendalam dan
bermakna sehingga tujuan penelitian dapat tercapai. Penelitian ini ditujukan
untuk mengetahui kompetensi pedagogik dan kesiapan guru dalam proses
pembelajaran. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan intsrumen
penelitian berupa kuesioner, wawancara, dan dokumentasi.
3.2 Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian peneliti dalam
ruang lingkup dan waktu yang telah ditentukan (Margono, 2008:118). Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terbagi dalam tiga
kelas yaitu kelas VIII-1, kelas VIII-2 dan kelas VIII-3 yang keseluruhannya berjumlah
87 orang siswa.
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang
dimiliki oleh populasi (Arikunto, 2010:108). Teknik penentuan sampel penelitian
dilakukan secara acak (random sampling)
yaitu dengan mengacak ketiga kelas (rombongan belajar) yang menjadi populasi
penelitian. Setelah diacak terpilihlah kelas VIII-2 yang menjadi sampel
penelitian dengan jumlah siswa sebayak 30 orang.
3.3
Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian adalah lokasi
atau tempat dimana dilaksanakannya penelitian. Lokasi penelitian merupakan
tempat diperolehnya data-data untuk melakukan pengolahan data. Penelitian ini
akan dilakukan di SMPN 18 Banda Aceh.
3.4 Teknik Pengumpulan Data
Dalam
penelitian ini cara yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah:
a.
Angket
Menurut Arikunto (2006:128) angket (kuisioner) adalah
“sejumlah pertanyaan tertulis ynag digunakan untuk memperoleh informasi dri
responden dalam arti laporan pribadinya, atau hal-hal yang ia ketahui”. Angket
dalam penelitian ini diberikan kepada responden yang menjadi sampel dalam
penelitan ini, responden hanya memilih jawaban yang telah disediakan pada
angket tersebut.
Angket, yang di edarkan
kepada responden (siswa) SMP Negeri 18 Banda Aceh. Bentuk angket yang di
gunakan adalah angket tertutup dengan alternatif jawaban yang telah di
sediakan. Dalam hal ini, responden dapat melihat salah satu alternatif yang sesuai menurut mereka masing-masing.
Angket pada responden bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi siswa
terhadap kesiapan guru dalam proses pembelajaran.
b. Wawancara
Jenis
wawancara yang digunakan adalah wawancara mendalam. Menurut Moleong (2005:186) wawancara
mendalam merupakan proses menggali informasi secara mendalam, terbuka, dan
bebas dengan masalah dan fokus penelitian dan diarahkan pada pusat penelitian.
Dalam hal ini metode wawancara mendalam yang dilakukan dengan adanya daftar
pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Responden dalam wawancara ini adalah 2 orang guru dari SMP N 18 Banda Aceh. Wawancara pada guru bertujuan untuk
mengetahui kesiapan guru dalam
Proses pembelajaran.
3.5
Teknik Analisis Data
Teknik analisis
data dalam penelitian kualitatif didasarkan pada pendekatan yang digunakan
adalah sebagai berikut:
a.
Hasil angket
Pengolahan data hasil angket dilakukan dengan
menggunakan rumus distribusi frekuensi yang dikemukakan oleh Sudijono (2006:43),
sebagai berikut:

Keterangan :
P = Angka persentase yang dicari
f = Frekuensi responden yang muncul
N = Jumlah responden
Setelah
di peroleh hasil persentase dari jawaban responden, selanjutnya dideskripsikan
dengan kalimat-kalimat untuk menjelaskan hasil tersebut. Hal ini sesuai dengan
pendapat Arikunto (2006:212) yaitu “analisis data dalam penelitian
non-eksperimen dapat dilakukan dengan menggunakan rumus statistik, dapat juga
statistik sederhana dalam bentuk rerata, simpangan baku, tabulasi silang, dan
disajikan dalam bentuk tabel, bagan atau grafik”.
b.
Hasil wawancara
Data-data
yang terkumpul dari studi kepustakaan dan wawancara akan disajikan dalam bentuk
analisis tabel tunggal. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan
langkah yang dikemukakan oleh Sugiyono (2012:99) sebagai berikut:
-
Reduksi data dilakukan dalam
bentuk uraian singkat dengan teks yang bersifat naratif.
-
Penyajian data yang dilakukan
berupa teks deskriptif. Analisis dilakukan untuk memberikan gambaran
keterkaitan antara konsep dengan realita melalui analisis deskriptif dalam
bentuk kajian teoritik dan dalam bentuk fenomena yang diperoleh di lapangan.
-
Penarikan
kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat
sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang
mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya.
No comments:
Post a Comment